TRIBRATANEWS SABANG – Kapolres Sabang, AKBP Dra.NURMEININGSIH, S.H  menegaskan, Polres Sabang ingin mewujudkan rekrutmen Polri Tahun 2016 – 2019  berlangsung secara bersih dan jujur sehingga menghasilkan sumber daya manusia Polri yang berkualitas.

Salah satu upaya mewujudkan cita-cita mulia itu, Polres Sabang melakukan kerja sama dengan Kementrian Agama Kota Sabang, dinas Pencatatan Sipil, Dinas kesehatan Kota Sabang, kementrian Agama Kota Sabang, MPU kota Sabang dan Persatuan Wartawan Indonesia.

Kerja sama yang dituangkan dalam bentuk Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tersebut, menurut AKBP Dra.NUMEININGSIH, dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya dalam kelengkapan persyaratan administrasi, seperti adanya ijazah palsu dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) palsu.

“Dengan kerja sama tersebut, potensi kecurangan dalam persyaratan penerimaan polisi bisa diminimalisir,” kata AKBP Dra.NURMEININGSIH, S.H, usai acara penandatanganan MoU terkait Rekrutmen Polri Tahun 2016 – 2019 di Aula Dira Bratha polres Sabang.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Sabang, jelas Kapolres, nantinya bisa membantu memeriksa identitas kependudukan pendaftar. Dinas Pendidikan Kota Sabang, nantinya membantu dalam memeriksa legalitas ijazah pendaftar lulusan SMA atau SMK. Sedangkan Kementrian Agama Kota Sabang, nantinya membantu memeriksa legalitas ijazah pendaftar lulusan Madrasah Aliyah.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here