TRIBRATANEWSSABANG – Kamis (01/03/2018) pukul 09.20 Wib, bertempat di Lapangan Apel Polres Sabang telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Rencong tahun 2018 yang bertindak selaku Inspektur Apel Kapolres Sabang AKBP Syahrul S.I.K dan dihadiri diantaranya Sbb:
– Walikota Sabang diwakili oleh asisten I a.n Andri norman.
– Wakil Ketua DPRK Sabang a.n Ferdiansyah, S.E.
– Dandim 0112/Sabang (diwakili).
– Danlanal Sabang (diwakili).
– Kafasharkan Sabang (diwakili).
– Danlanud MUS a.n. Letkol PNB A.P.U Tarigan.
– Dansatrad 233 Sabang Letkol Lek Ery Transinto.
– Danlanudal Sabang a.n. Letkol Laut (P) Panji Pratikno.
– Pejabat Polres Sabang.
– Ketua MPU Sabang a.n Tgk. M. Yakob Saleh SH.
– Kajari Sabang diwakili oleh a.n M. Rizza.
– Dinas perhubungan (diwakili).
– Tamu Undangan.
– Pers/Wartawan.

B. Pasukan Apel Antara lain:

– 1 (satu) Peleton Gabungan TNI.
– Seluruh Personil Polres Sabang.
– 1 (satu) Peleton Dinas Perhubungan.
– 1 (satu) Peleton Satpol PP.

Amanat Inspektur Apel AKBP Syahrul S.I.K. Sbb:

– Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah S.W.T., tuhan yang maha esa, karena atas limpahan rahmat dan karunianya kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat berkumpul di tempat yang berbahagia ini untuk melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka “Operasi Keselamatan Rencong tahun 2018”.

Shalawat beriring salam kita sampaikan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad S.A.W., beserta keluarga dan para sahabat beliau yang telah menuntun kita kepada jalan keselamatan dunia dan akhirat.

– Para undangan dan peserta apel yang saya hormati, Mencermati kondisi dan perkembangan gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Provinsi Aceh selama tahun 2017, masih menunjukkan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya, jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi mencapai 2.091 kasus, Dengan jumlah korban meninggal dunia 794 orang. Selain itu selama tahun 2017 juga terdapat 81.867 kasus pelanggaran, yang diselesaikan dengan tilang sebanyak 69.510 kasus dan teguran sebanyak 12.357 pelanggaran.

 

Tingginya angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas tersebut sangat berkolerasi terhadap jumlah fatalitas korban, baik korban meninggal dunia, luka berat, luka ringan maupun korban materil guna mengatasi permasalahan lalu lintas
tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Selain itu, berdasarkan Analisa dan Evaluasi, tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan pelanggaran yang terjadi selama ini disebabkan karena belum Optimalnya budaya tertib dan keselamatan dalam berlalu lintas. kondisi ini tentunya harus menjadi perhatian kita semua dan merupakan tugas berat Polri, khususnya satuan lalu lintas beserta pemangku kepentingan lainnya untuk terus berinovasi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas yang terjadi.

 

– Para hadirin dan peserta apel gelar pasukan yang saya hormati, kita menyadari, bahwa dalam upaya mengatasi permasalahan di bidang lalu lintas tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, akan tetapi diperlukan partisipasi berbagai pihak/Instansi pemerintah dan seluruh elemen dalam membina dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

Undang-undang no. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan telah mengamanatkan kepada penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan, untuk:
1.  mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalulintas
(kamseltibcarlantas).

2. meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

3. membangun budaya tertib berlalu lintas.

4. meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Keempat point di atas merupakan hal yang kompleks dan memerlukan sinergitas antar Stakeholder dalam menemukan akar masalah dan menentukan solusi penyelesaiannya secara tuntas dan menyeluruh,

– Para undangan dan peserta gelar pasukan yang saya banggakan;

Menindak lanjuti hal tersebut di atas, Institusi Polri melalui visi “Promoter”, bersama dengan Stakeholder terkait telah mengambil langkah-langkah untuk mewujudkan keamanan,keselamatan, ketertiban dan kelancaran  lalu lintas. salah satunya melalui rencana umum Nasional keselamatan (Runk) tahun 2015-2035 sebagai tindak lanjut dari Program Decade Of Action For Road Safety (DOA) 2011-2020 atau dekade keselamatan jalan yang telah dicanangkan oleh perserikatan bangsa-bangsa yang bertujuan untuk mengurangi korban meninggal dunia pada tahun 2020 sebesar 50%.

Untuk mewujudkan kondisi yang diharapkan tersebut, salah satu upayanya adalah dengan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Keselamatan Rencong-2018”. Operasi ini dalam bentuk pemeliharaan keamanan berlalulintas yang mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif disertai penegakan hukum secara Selektif Prioritas, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas untuk mendukung kebijakan Promoter Kapolri guna terciptanya kamseltibcarlantas di wilayah Provinsi Aceh.

– Operasi yang akan dilaksanakan selama 21 hariterhitung mulai tanggal 5 s.d 25 Maret 2018 tersebut, memiliki target sasaran antara lain orang, barang/benda, lokasi/tempat dan kegiatan yang difokuskan pada pelanggaran terhadap undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang kasat mata seperti pelanggaran melawan arah, tidak menggunakan helm, menggunakan handphone saat berkendaraan, berboncengan lebih dari satu dan berkendaraan bagi yang belum cukup umur.

– Para peserta apel gelar pasukan yang saya hormati, Apel gelar pasukan ini dilaksanakan dengan tujuan, untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga diharapkan kegiatan operasi dapat berjalan dengan Optimal dan dapat berhasil sesuai dengan target serta sasaran yang telah ditetapkan.

Pada kesempatan yang baik ini, saya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas nantinya, yaitu :

1. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan sebagai landasan utama dalam menjalankan kehidupan termasuk dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

2. Jaga keselamatan dalam bertugas dan peliharakondisi fisik dan mental saudara untuk dapat melaksanakan Operasi Kepolisian dengan sebaik-baiknya.

3. Bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamseltibcar lantas.

4. Siapkan perlengkapan perorangan dan kesiapan satuan untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas Operasi.

5. Lakukan komunikasi, koordinasi dan kedepankan kerjasama yang Sinergis dan harmonis dengan seluruh Instansi terkait dan segenap Elemen masyarakat dalam rangka keberhasilan operasi ini.

hadirin dan peserta apel yang saya hormati, Sebelum mengakhiri amanat ini, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam apel gelar pasukan “Operasi Keselamatan Rencong-2018”. semoga segala jerih payah yang telah kita persembahkan, akan menjadi catatan amal ibadah dihadapan Allah S.W.T.

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga Allah S.W.T. senantiasa memberikan petunjuk dan lindungannya kepada kita sekalian serta meridhoi setiap upaya yang kita laksanakan dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Rencong tahun 2018 selesai sekira pukul 09.54 Wib, situasi aman dan lancar.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here